PENERIMAAN SANTRI BARU (PSB) PONPES QORYATUL QURAN TA 2018/2019

silahkan kunjungi :

Web Pondok 

 

Iklan

*Meninggalkan Sesuatu Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala*عَنْ أَبِي قَتَادَةَ وَأَبِي

Senen, 2 Oktober 2017/ 12 Muharram 1439
الدَّهْمَاءِ قالا : أَتَيْنَا عَلَى رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ فَقُلْنَا : هَلْ سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا ؟ قَالَ : نَعَمْ ، سَمِعْتُهُ يَقُولُ :
إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْه

ُ

Dari Abi Qotadah dan Abi Ad-Dahma-i keduanya berkata, kami mendatangi seorang ahli al-badiyah, maka kami bertanya, apakah kamu mendengar dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallama sesuatu? Ia menjawab ya aku mendengarnya, beliau bersabda:

“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.)

Continue reading “*Meninggalkan Sesuatu Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala*عَنْ أَبِي قَتَادَةَ وَأَبِي”

KEMBALIKAN ANAK LELAKIKU

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”

Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.”
Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa. Continue reading “KEMBALIKAN ANAK LELAKIKU”

SERAH TERIMA JABATAN (SERTIJAB) ISHLAH PPTQ QORYATUL QUR’AN Tahun 2017

Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) pengurus ISHLAH Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Qoryatul Qur’an periode empat ke lima tahun 2017/2018.

Jum’at, 29 September 2017. Bagian kesantrian putra Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Qoryatul Qur’an kembali laksanakan acara tahunan Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) Pengurus ISHLAH periode 2017/2018 di Aula Pondok. Continue reading “SERAH TERIMA JABATAN (SERTIJAB) ISHLAH PPTQ QORYATUL QUR’AN Tahun 2017”

MONKEY BUSINESS

BACA SEJENAK !!!

Suatu hari di sebuah desa, seorang yang kaya raya mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp. 50,000,- per ekor. Padahal monyet disana sama sekali tak ada harganya karena jumlahnya yang banyak dan kerap dianggap sebagai hama pemakan tanaman buah-buahan.

Continue reading “MONKEY BUSINESS”